Beranda Otomotif Antara Air Aki Kemasan Merah dan Biru

Antara Air Aki Kemasan Merah dan Biru

28
0
BERBAGI

RENTAL MOBIL SEMARANG – Sebagai orang awam umumnya apabila menggunakan mobil hanya sebatas menggunakan, terlebih lagi orang-orang yang terbiasa membeli mobil baru. Amat sarang jarang membuka kap mesin. Terkadang hanya masalah sepele karena tidak mengecek air aki, tiba-tiba mobil mogok tidak bisa di stater sedangkan usia mobil 1 tahunan. Nah mari kita sedikit lebih tau mengenai air aki yang beredar di pasaran.

Di kutip dari fastnlow.net bahwa terdapat 2 jenis air aki.

Air aki botol merah, sebenarnya tidak semua air aki jenis ini menggunakan botol berwarna merah. Terkadang warna merah terdapat hanya pada atributnya seperti tutup botol atau labelnya saja. Ya, jenis air aki ini kerap disebut accu zuur. Merupakan cairan yang harus digunakan pada awal masa pemakaian saja, karena air aki ini mengandung asam sulfat atau H2SO4 yang mengandung elektrolit yang dapat menyimpan serta menghantarkan listrik, oleh karena itu penggunaan air aki berwarna merah diharuskan pada awal pemakaian. Air aki ini cukup berbahaya, karena dapat membuat gatal-gatal jika terkena kulit, jika terkena kain bisa berlubang, dan jika terkena logam dapat menybabkan karat sob.

Bolehkan accu zuur digunakan untuk menambah volume air pada aki yang mulai berkurang? Jawabannya tidak boleh sob. Pasalnya penambahan accu zuur pada pemakaian aki dikhawatirkan dapat mengubah berat jenis H2SO4 yang jelas memiliki dampak buruk tersendiri bagi aki.

Sedangkan Air aki botol biru merupakan air aki yang biasa digunakan untuk menambah volume jika terjadi penyusutan volume dalam aki. Kenapa? Karena dengan menggunakan air aki botol biru ini untuk menambahkan volume air pada aki tidak akan merubah berat jenis H2SO4. Jadi kandungan H2SO4 yang berada di dalam aki akan selalu sama sehingga tidak mempunyai efek samping. Kok bisa gitu? Air aki botol biru sejatinya adalah air murni yang sudah bebas logam. Pada dasarnya terbuat dari air pdam atau air sumur yang telah melewati proses pemurnian seperti demineralisasi ataupun penyulingan yang dapat membuat netral kandungan pada air. Kebanyakan air aki botol biru yang beredar adalah hasil demineralisasi, pasalnya proses penyulingan lebih membutuhkan biaya dan waktu maka dianggap kurang efisien.