Beranda Otomotif Sixth Sense Jaguar Land Rover

Sixth Sense Jaguar Land Rover

40
0
BERBAGI

RENTAL MOBIL SEMARANG – Ke depan dalam bidang otomotif mobil-mobil bakalnya akan menggunakan mesin zero emmision, atau minimal emisi rendah. Seperti kendaraan listrik serta kendaraan hidrogen, sedangkan kendaraan ber BBM akan terus di tekan tingkat emisinya. Selain itu dari sisi keselamatan juga terus di kaji, ke depannya kendaraan memiliki kemampuan berfikir mengambil keputusan, karena respon komputer lebih cepat dari pada manusia, apa lagi jika pengendara dalam keadaan lelah.

sewa hiace semarang

rental mobil ungaran

Tentunya hal tersebut akan melibatkan banyak sensor-sensor sebelum mobil melakukan keputusan dan hal tersebut juga tidak mudah, di butuhkan riset yang nilainya cukup mahal. Seperti halnya Jaguar Land Rover akan menyematkan teknologi mutakhir terkini. Di kutip dari autonetmagz.com bahwa jaguar akan menyematkan beberapa teknologi keselamatan pada mobilnya antara lain.

Mind Sense

Dengan memonitor jenis gelombang otak yang terpancar paling dominan, sebuah on-board computer akan menyimpulkan apakah pengendara sedang fokus, melamun atau mengantuk. Sejumlah sensor akan disebar di setir untuk mendeteksi jenis gelombang otak yang keluar. “Kalau pengendara sedang melamun atau berkendara dengan tingkat konsentrasi rendah, setir atau pedal mobil akan bergetar untuk mengembalikan kewaspadaan pengemudi agar fokus lagi ke jalanan,” demikian penjelasan dari Dr. Wolfgang Epple, Director of Research and Development Jaguar Land Rover.

Driver Wellness Monitoring

berguna untuk menilai tingkat kesehatan pengemudi dengan sejumlah sensor berorientasi medis yang ditanam di jok pengemudi Jaguar XJ. Dengan mendeteksi detak jantung dan ritme pernapasan, jika mobil mendeteksi adanya gangguan kesehatan, mobil akan mengambil langkah antisipasi dengan meyakinkan apa pengendara cukup kuat untuk mengemudi lagi atau tidak. Kalau tidak, mobil akan mengendarai dirinya sendiri jika diperlukan.

Predictive Information System

Sistem ini akan mempercepat interaksi antara pengemudi dengan layar sentuh hingga 22 persen dengan cara memprediksi menu apa yang akan dipilih. Simpelnya, sebelum layar tersentuh, maka menu akan langsung terpilih setelah membaca gerakan tangan pengemudi.